Pada 8 November 2024, Universitas Syiah Kuala resmi mendirikan PT Global Mandiri USK (PT GMU) sebagai holding usaha strategis kampus. Pendirian ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pendiri yang diselenggarakan di Kampus USK, Banda Aceh.
Struktur kepemilikan saham PT GMU terdiri dari Universitas Syiah Kuala dengan kepemilikan 95% dan Koperasi Kopefta USK dengan kepemilikan 5%. Komposisi ini mencerminkan komitmen USK sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus pelopor mandiri finansial melalui entitas bisnis korporat.
Pembentukan PT GMU merupakan respons strategis terhadap kebutuhan universitas untuk mengelola unit usaha secara profesional dan terpisah dari kegiatan akademik. Dengan adanya holding company, seluruh unit bisnis kampus dapat dikelola dengan standar tata kelola korporat yang baik (GCG).
RUPS Pendiri menetapkan struktur organisasi PT GMU, termasuk susunan direksi dan komisaris. Rapat juga merumuskan visi perusahaan sebagai katalisator hilirisasi hasil penelitian akademik menjadi produk komersial yang bernilai tambah.
Dengan berdirinya PT GMU, Universitas Syiah Kuala membuka babak baru dalam upaya kemandirian finansial dan pengembangan ekosistem bisnis berbasis riset dan layanan kampus yang berkelanjutan.